MEDIA ENERGI INDONESIA
Berita

Produksi PHE Hampir Sejuta, Minyaknya Belum Separuh

PHE melaporkan produksi Januari–September 2026 sebesar 945 ribu barel setara minyak per hari. Minyaknya 467 ribu barel per hari; sisanya gas yang disetarakan berdasarkan energi.

Oleh Redaksi Sorot Energi··4 menit baca
Arsip Andre Rosiade dan peserta kunjungan Komisi VI DPR RI menerima penjelasan di fasilitas PHR, Minas, Riau, 18 Juni 2026. Logo Pertamina terekam asli pada helm dan pakaian.
Foto arsip Andre Rosiade dan peserta kunjungan Komisi VI DPR RI di fasilitas PHR, Minas, Riau, 18 Juni 2026. Helm dan wearpack beridentitas Pertamina terekam dalam dokumentasi asli; bukan foto pengumuman kinerja PHE November.

Foto arsip kunjungan Komisi VI DPR RI ke fasilitas PHR di Minas, Riau, 18 Juni 2026. Foto: Parlementaria DPR RI/Hal-Andri.

Produksi migas Pertamina Hulu Energi (PHE) mencapai 945 ribu barel setara minyak per hari sepanjang Januari–September 2026. Namun, produksi minyaknya sendiri 467 ribu barel per hari, atau sekitar 49,4% dari total setelah minyak dan gas disetarakan dalam ukuran energi.

Bisnis pada 2 November 2026 melaporkan angka tersebut dari keterangan Corporate Secretary PHE Hermansyah Y Nasroen. Produksi gas mencapai 2.762 juta kaki kubik standar per hari. Capaian ini merupakan laporan periode sembilan bulan, bukan produksi khusus September atau hanya kuartal III.

Setara minyak berbeda dari minyak mentah

Satuan barel setara minyak atau BOE memungkinkan minyak dan gas ditampilkan dalam satu ukuran energi. U.S. Energy Information Administration menjelaskan bahwa perbandingan antarjenis bahan bakar memerlukan satuan energi yang sama. Gas tetap gas; penyetaraan tersebut tidak membuatnya menjadi minyak cair yang bisa langsung diolah sebagai minyak mentah.

Produksi Januari–September 2026 Angka yang dilaporkan
Minyak 467 ribu barel per hari
Gas 2.762 juta kaki kubik standar per hari
Gabungan minyak dan gas 945 ribu barel setara minyak per hari

Dengan angka yang dibulatkan tersebut, bagian gas setara sekitar 478 ribu barel minyak per hari, atau 50,6% dari total. Angka 945 ribu ini karenanya tidak tepat disebut produksi minyak mentah PHE maupun dibandingkan langsung dengan sasaran minyak mentah nasional.

Pengembangan sumur terus bertambah

Laporan Katadata pada hari yang sama mencatat PHE menyelesaikan 443 sumur eksploitasi, 943 pekerjaan workover, dan 22.585 pekerjaan layanan sumur hingga September. Workover merupakan pekerjaan perbaikan atau stimulasi pada sumur yang sudah ada; pekerjaan tersebut berbeda dari pengeboran sumur baru.

Sebagai pembanding bertanggal, laporan semester I yang diterbitkan 28 Juli mencatat 278 sumur eksploitasi dan 601 pekerjaan workover hingga Juni. Selisih dua capaian kumulatif itu adalah 165 sumur eksploitasi dan 342 pekerjaan workover yang tercatat antara akhir Juni dan September. Jenis pekerjaan ini tidak dijumlahkan sebagai jumlah sumur baru.

Temuan besar belum sama dengan cadangan terbukti

PHE juga melaporkan temuan sumber daya kontingen kategori 2C sebanyak 333 juta barel setara minyak, terdiri dari 206 juta untuk minyak dan 127 juta untuk gas. Secara terpisah, penambahan cadangan terbukti atau P1 dilaporkan sebesar 72 juta barel setara minyak.

Dalam Petroleum Resources Management System 2018, 2C berarti estimasi terbaik sumber daya kontingen: akumulasi sudah ditemukan dan berpotensi dipulihkan, tetapi masih memiliki persyaratan yang belum terpenuhi untuk menjadi komersial. Cadangan terbukti mempunyai dasar geologi dan rekayasa yang mendukung pemulihan komersial dengan tingkat kepastian tinggi dalam kondisi yang ditentukan.

Karena berbeda kategori dan belum tentu berasal dari kelompok proyek yang sama, 72 juta tidak dibagi dengan 333 juta untuk menyimpulkan persentase keberhasilan konversi temuan. Keduanya juga bukan seluruh saldo cadangan PHE yang tersisa.

Produksi hari ini dan pasokan masa depan

Di sisi eksplorasi, laporan terbaru mencatat 14 sumur eksplorasi, survei seismik dua dimensi sepanjang 3.320 kilometer, dan seismik tiga dimensi seluas 4.197 kilometer persegi. Survei membantu memetakan kondisi bawah permukaan; hasilnya tetap memerlukan pembuktian dan pengembangan.

Bagi pembaca, ada dua ukuran keberlanjutan yang berbeda: kemampuan menjaga produksi dari aset beroperasi dan kemajuan proyek yang mengubah temuan menjadi pasokan komersial. Besarnya sumber daya belum menjamin seluruhnya langsung tersedia bagi pengguna energi.

Ikuti catatan kinerja operasi PHE di Sorot Tracker.

Sumber dan catatan angka

Porsi minyak = 467 ÷ 945 × 100% = 49,42%; selisih gabungan terhadap minyak = 945 − 467 = 478 ribu barel setara minyak per hari. Porsi gas = 478 ÷ 945 × 100% = 50,58%. Ini perhitungan dari angka laporan yang dibulatkan, tanpa menetapkan faktor konversi volume gas baru. Selisih capaian sumur = 443 − 278 = 165; workover = 943 − 601 = 342. Rilis lengkap di laman PHE belum dapat dibaca langsung; data operasi diatribusikan pada laporan media atas keterangan perusahaan.

Bagikan artikel ini.
WhatsAppLinkedInX
PENCARIAN

Cari berita

Masukkan topik, perusahaan, kebijakan, atau proyek.

Mulai dengan minimal 2 karakter.

DAFTAR BACAANMU

Disimpan untuk nanti.

Daftar bacaan tersimpan di browser ini, bukan di akun online.