Southeast Sumatra berada di Lepas pantai Lampung / Laut Jawa; operator atau grup yang tercatat adalah Pertamina. Tabel Ditjen Migas untuk 2024 memuat rata-rata 19.437 BOPD minyak dan kondensat serta 37 MMSCFD gas. Di antara 40 profil prioritas, Southeast Sumatra berada pada urutan minyak ke-5 dan gas ke-18 dalam snapshot yang sama.
Fakta inti terisi 11 dari 12Dihitung dari 12 fakta inti. Cadangan, produksi bulanan, dan rincian PI tidak dipublikasikan sumber, jadi tidak termasuk.Terakhir diverifikasi 9 Oktober 2026
Masih perlu dilengkapi: kabupaten/kota.
FAKTA UTAMA
Operator
PT PERTAMINA HULU ENERGI OSES (OSES)
Status WK
Produksi
Skema PSC
Gross Split
Akhir kontrak
5 November 2038
Komoditas
Minyak, Gas
Provinsi
Lepas pantai Lampung / Laut Jawa
Lihat data lengkap
Participating interest
PHE OSES (operator) 90%; PT Lampung Energi Berjaya (BUMD Lampung) 5%; Jakpro (BUMD DKI Jakarta, nama entitas pemegang PI tidak disebut) 5%. Posisi per 12 April 2023.
Tanggal efektif
6 September 2018Kontrak CNOOC SES berakhir 5 September 2018 (CNBC). PHE OSES resmi mengambil alih 100% WK pada 6 September 2018 dengan KBH gross split (JawaPos). Catatan: masa 20 tahun dari tanggal ini berakhir sekitar September 2038, sedangkan dataset menulis 5 November 2038, jadi perlu dicek.
Lingkungan
Offshore
Kabupaten/kota
Belum tersedia
Lapangan utama
WIDURI, RAMA, CINTA, KRISNA, INTAN
Verifikasi
9 Oktober 2026
RIWAYAT PERUBAHAN WK
Periode statistik 2024 mencatat rata-rata 19.437 BOPD minyak dan kondensat serta 37 MMSCFD gas.
BioCNG Muratara ditargetkan beroperasi 2027. Gas limbah sawit akan dibeli PGN dan disalurkan ke industri di Jawa; volume, logistik dan biaya menentukan hasilnya.