
Bahlil Lahadalia membuka FOREK Hulu Migas 2026 di Jakarta, 28 Oktober 2026. Foto: Kementerian ESDM.
PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menyepakati pasokan gas alam cair dari Lapangan Abadi, Blok Masela, selama 15 tahun. Total energinya direncanakan mencapai 775 triliun British thermal unit, dengan pengiriman kepada PGN diperkirakan mulai 2033.
PGN mengumumkan kontrak tersebut pada 29 Oktober 2026, setelah penandatanganan di FOREK Hulu Migas sehari sebelumnya. Perkiraan awal pengiriman 2033 disampaikan dalam laporan Bisnis yang mengutip Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman. Jadi, penandatanganan ini mengamankan rencana pasokan jangka panjang; gas Masela belum menjadi tambahan pasokan yang diterima pelanggan hari ini.
Seberapa besar porsi yang disepakati?
Angka 775 TBTU adalah total kandungan energi selama masa kontrak, bukan jumlah gas setiap tahun. British thermal unit atau Btu mengukur energi panas. Jika dibagi rata selama 15 tahun, rata-rata energinya setara sekitar 142 miliar Btu per hari, dengan asumsi 365 hari setahun. Pengiriman LNG melalui kapal dapat berlangsung per kargo, sehingga rata-rata ini tidak berarti kapal datang setiap hari.
| Butir kontrak PGN–Masela | Rincian |
|---|---|
| Penandatanganan | 28 Oktober 2026 |
| Total energi yang direncanakan | 775 TBTU selama 15 tahun |
| Awal pengiriman kepada PGN | Diperkirakan 2033 |
| Estimasi nilai transaksi | Sekitar US$7,35 miliar |
Liputan6, mengutip keterbukaan informasi PGN pada 29 Oktober, merinci estimasi nilai transaksi US$7.347.474.000. Nilai tersebut merupakan estimasi transaksi pembelian LNG, berbeda dari biaya pembangunan proyek Masela maupun pendapatan yang diterima PGN. Dokumen keterbukaan aslinya belum dapat diperiksa langsung.
PGN pembeli, INPEX Masela operator
INPEX menempatkan INPEX Masela Ltd. sebagai operator proyek Abadi. Dalam daftar penandatanganan yang diberitakan Akurat pada 28 Oktober, penjual untuk PGN adalah INPEX Masela Ltd., PT Pertamina Hulu Energi Masela dan Searah Masela Sdn Bhd. PGN berada di sisi pembeli, bukan operator lapangannya.
Daftar yang sama mencatat LNG untuk PT PLN Energi Primer Indonesia serta perjanjian gas pipa dengan PT Pupuk Indonesia (Persero). Pembedaan bentuk pasokan ini penting: kontrak PGN menyangkut gas yang dicairkan untuk diangkut, sedangkan pasokan Pupuk Indonesia disebut melalui pipa.
Kontrak bergerak maju, jadwal tetap perlu dibedakan
Kabar ini melanjutkan pembicaraan sebelumnya. Dalam rilis INPEX pada 20 Mei 2026, halaman 1, PGN dan PLN EPI masih tercatat pada tahap kesepakatan prinsip pembelian LNG; Pupuk Indonesia pada pasokan gas pipa. Penandatanganan Oktober membawa proses komersial itu ke perjanjian jual beli.
Untuk kesiapan proyek, ANTARA pada 27 Oktober melaporkan selesainya desain rekayasa awal atau FEED. Kepala SKK Migas Djoko Siswanto berharap keputusan investasi final, yaitu keputusan untuk melanjutkan investasi proyek, tercapai akhir 2026 atau paling lambat Januari 2027. Target operasi proyek yang disebut saat itu adalah 2030.
Target operasi 2030 tersebut berbeda dari perkiraan pengiriman kontrak PGN mulai 2033. Kedua tanggal memiliki cakupan berbeda; rincian penyelarasan jadwalnya belum dijelaskan dalam pengumuman yang dirujuk. Bagi pelanggan industri dan kelistrikan, yang menentukan manfaat akhirnya ialah kesiapan fasilitas, jadwal kargo, serta penyaluran gas sampai pengguna.
Kenali lokasi dan operatornya pada profil Wilayah Kerja Masela, atau ikuti kontrak PGN–Masela di Sorot Tracker.
Sumber dan catatan angka
- PGN, 29 Oktober 2026: sumber primer penandatanganan 28 Oktober, total energi 775 TBTU, masa 15 tahun sejak operasi komersial dan tindak lanjut kesepakatan Mei.
- Bisnis, 29 Oktober 2026 pukul 12.26 WIB dan Liputan6, 29 Oktober pukul 11.11 WIB: laporan atas keterangan/keterbukaan PGN, termasuk perkiraan pengiriman 2033 dan estimasi nilai. Bukan dua konfirmasi operasional terpisah.
- Akurat, 28 Oktober 2026 pukul 18.51 WIB: penjual, pembeli dan bentuk perjanjian pada acara.
- INPEX, 20 Mei 2026, halaman 1 dan profil resmi proyek Abadi: riwayat kesepakatan dan operator. Nama mitra dalam dokumen historis tidak dipakai untuk mengganti daftar penjual Oktober.
- ANTARA, 27 Oktober 2026 pukul 17.55 WIB: konteks FEED, harapan waktu keputusan investasi dan target operasi, bukan bukti kontrak PGN telah mulai dikirim.
- U.S. Energy Information Administration: definisi Btu. Kementerian ESDM, 28 Oktober: sumber foto pembukaan forum, bukan foto fasilitas LNG beroperasi.
Rata-rata energi: 775 TBTU × 1.000 ÷ (15 × 365) = 141,55 BBTU per hari, dibulatkan 142. TBTU berarti triliun Btu; BBTU berarti miliar Btu. Hitungan mengabaikan tahun kabisat dan variasi jadwal kargo. Estimasi nilai transaksi tidak dibagi menjadi harga tetap per unit karena formula harga dan rincian komersial lengkap belum tersedia.